
Aceh Besar — Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II (PKN II) Angkatan XXIV Tahun 2025 resmi ditutup oleh Pusat Pembelajaran Strategi Kebijakan dan Manajemen Kinerja (Pusjar SKMK) Lembaga Administrasi Negara (LAN) pada Jumat, 21 November 2025 di Aceh Besar. Penutupan ini menandai berakhirnya perjalanan panjang para peserta dalam menggali strategi, inovasi, dan perspektif baru untuk memperkuat pembangunan desa—tema utama yang diusung tahun ini.
Mengusung tema “Pembangunan dari Desa untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan,” program PKN II Angkatan XXIV berlangsung sejak 17 Juli hingga 21 November 2025 melalui rangkaian pembelajaran daring dan kegiatan klasikal yang komprehensif. Mulai dari penyusunan policy brief, Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) secara virtual ke Aceh Utara, Aceh Timur, dan Bireuen, hingga seminar proyek perubahan yang menjadi puncak perjalanan pembelajaran.
Dalam laporannya, Plh. Kepala Pusjar SKMK LAN, Edy Saputra, SH., MH., menyampaikan apresiasi atas kerja keras peserta yang berhasil menyelesaikan berbagai output strategis. Seluruh kelompok menghasilkan policy brief yang menyoroti isu-isu krusial pembangunan desa, seperti penguatan produk unggulan desa, optimalisasi BUMDes, hingga evaluasi pemanfaatan Dana Desa dalam mengatasi ketimpangan ekonomi.
Tahun ini, 60 peserta dinyatakan lulus, dan lima peserta ditetapkan sebagai lulusan terbaik teristimewa yang diumumkan langsung oleh Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara, Dr. Agus Sudrajat, MA. Mereka adalah:
- Peringkat 1: Galih Priya Kartika Perdhana – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI
- Peringkat 2: Restu Andi Surya, S.STP., MPA – Pemerintah Aceh
- Peringkat 3: Fahrul Novry Azman, A.Md.Im., S.IP., M.Si – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI
- Peringkat 4: Phoe Saefulloh – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI
- Peringkat 5: Yafet Krismatius Buulolo, S.STP., M.A.B – Pemerintah Kota Gunungsitoli
“Pemimpin sejati memastikan perubahan membawa keberlanjutan.”
Dalam sambutan penutupannya, Dr. Agus Sudrajat menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar capaian akademik, tetapi momentum untuk memperkuat integritas dan keberanian dalam memimpin perubahan.
“Keberhasilan Anda dalam pelatihan ini bukanlah garis akhir, melainkan langkah awal perjalanan panjang sebagai pemimpin. Jadilah pemimpin yang berani, yang tidak hanya mengejar hasil, tetapi memastikan proses yang ditempuh akuntabel, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran pemimpin publik dalam memperkuat pembangunan desa sebagai kunci pemerataan ekonomi nasional.
“Tugas seorang pemimpin sejati bukan hanya melakukan perubahan, tetapi memastikan perubahan itu membawa keindahan, keseimbangan, dan keberlanjutan bagi semesta. Dari desa, kita bangun Indonesia yang lebih adil dan merata,” tambahnya.
Membawa Semangat Inovasi Kembali ke Instansi Masing-Masing
Penutupan PKN II Angkatan XXIV Tahun 2025 sekaligus menjadi awal perjalanan baru bagi para peserta untuk mengimplementasikan ilmu, wawasan, dan keterampilan kepemimpinan strategis di instansi masing-masing. Pusjar SKMK LAN berharap para lulusan dapat menjadi motor penggerak inovasi, khususnya dalam mendukung agenda nasional membangun Indonesia dari desa.